Welcome

This is my blog, Enjoy it...

Tampilkan postingan dengan label iseng berintropeksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iseng berintropeksi. Tampilkan semua postingan

30 Agu 2010

Menulis itu Mudah, Antara Bakat dan Ketekunan


Jujur...menulis bukan suatu hal yang mudah bagi gw, mungkin bagi beberapa sobat yang lain.

"Ga sah terlalu banyak dipikir, tulis aj" itu kata temen gw.

Ga semudah itu menurut gw, untuk menulis sesuatu pasti ada satu hal yg u pikirkan trus u kembangin n u juga ga bakal bisa kembangin secara sembarangan, salah-salah cerita u malah ga nyambung n ga jelas isi ceritanya.

Seperti kata pepatah, "Pisau akan semakin tajam, apabila semakin diasah."

Kemampuan seseorang untuk menulis dan menghasilkan suatu karya yang menarik bukan semata-mata karna bakat, tapi juga karna latihan. Gw percaya para penulis-penulis handal macam Stephenie Meyer, JK. Rowling, ga sah jauh2 deh, yang lokal juga ada, macam Raditya Dika, n Dewi Lestari dsb. pasti juga pernah salah dalam menulis, cerita kurang "menggigit" lah, alur ga jelas, pastinya mereka juga pernah keabisan ide dalam menulis, "Wah nulis apa lagi ya, apakah mesti kyk gini ya nantinya, salah2 alur malah monoton dah pembacanya pada kecewa.

Berawal dari sebuah blog sederhana yang mungkin masih belom dilirik banyak orang, gw akan mencoba melatih kemampuan menulis itu.

Ide?
banyak ide yang bisa u dapet sebenernya, sederhana aj, awalnya ga jauh2 dlu dari diri u, soal persahabatan, keluarga, cinta. Trus u bisa kembangin sesuai imajinasi u. Itulah mengapa seorang penulis yang handal bisanya memiliki rasa imajinasi yang tinggi. U bisa bikin suasana sesuai dengan pikiran u, n kemudian dituangkan dalam tulisan u.

Kosakata u masih dikit?
saran gw, banyak2 lah baca buku, ga sah kamus juga (mabok klo u baca kamus yang segitu tebelnya). Dengan banyak baca buku, semakin banyak pula kosakata yang u dapatkan. Klo masih bingung sama artinya, u bisa gunakan kamus sebagai panduan. Kata dosen gw, Dalam kamus besar bahasa Indonesia tuh terdapat kurang lebih 200.000 kata, u cukup gunakan 10% saja tuh dah bisa buat sebuah cerpen, atau novel sederhana (that's it, ga sulit kan)

Ga ada niat?
Padahal inilah yang paling utama dalam menulis. Ibarat kata seorang kuli ga niat dalam bikin bangunan, dah pasti bagunannya bakalan gampang roboh. Klo u ga niat, mending ga sah nulis, luntang-lantung kaki aj sono u. Klo mo semangat nulis, kyknya u butuh dorongan dari orang2 terdekat u, biar u bisa terpacu lagi..

Percaya pada kemampuan diri u, tulis sesuai gaya bahasa u, kemampuan u, kembangkan terus, g yakin u bisa menjadi penulis yang berbakat.
GBU

5 Jun 2010

Intropeksi Diri di Awal Juni

Mungkin kalian waktu kecil pernah mendengar lagu "Hati-hati gunakan tanganmu, hati-hati gunakan mulutmu...(bla..bla..bla...)". Makna dari lagu itu adalah kita sudah diajarkan tuk berhati-hati dalam bersikap, berbicara, pokoknya dalam setiap tindak tanduk kita.
Waktu kecil mungkin kita menerapkannya, boleh dikatakan, masa-masa itu adalah masa dimana anak kecil adalah orang paling jujur yang pernah ada. Tapi semakin dewasa kita semakin melupakan makna dari lagu itu. Ngomong kasar, kata-kata kebon binatang, daerah vital semuanya keluar begitu saja, ga diayak dulu. Miris juga ngeliat kyk gini.

"Mulutmu, Harimaumu"
Lagi-lagi kita diajarkan tuk hati-hati dalam berucap. Pernah sadarkah kaliah bahwa kata kalian lebih tajam dari silet, lebih menyakitkan, n lukanya jauh lebih dalam berbekas, dari luka fisik. Mungkin kata-kata yg kalian ucapkan itu hanya dalam konteks "becanda". Hati-hati, terkadang orang memaknai itu lebih dari sekedar bercanda, n minta maaf ga akan cukup tuk menyelesaikan semuanya itu. Terkadang u harus melihat apakah orang yang u ajak becanda, memang orang yang tidak sensitif, tp jika orang tersebut perasa, celakalah kalian.
Nampaknya dua ungkapan itulah yg tepat buat gw tuk saat ni.

"Karna nila setitik, rusak susu sebelanga"
Jangan sampai karna satu perkataan, yg u anggap "bercanda", hubungan u n teman u menjauh. Tentu kalian ga ingin terjadi seperti itu.



nb: Gw minta maaf klo gw sendiri pernah melakukan hal itu.